Prinsip penerapan Disiplin Positif berfokus pada pengembangan karakter anak tanpa menggunakan hukuman. Berikut adalah ringkasan dari prinsip-prinsip tersebut beserta contoh konsekuensi logis dan hukuman yang tidak tepat:
Prinsip Penerapan Disiplin Positif
- Berhubungan
- Contoh Konsekuensi Logis: Anak yang mengotori meja harus membersihkannya.
- Hukuman Tidak Tepat: Anak dipaksa berdiri di depan kelas sebagai bentuk hukuman.
- Menghormati
- Contoh Konsekuensi Logis: Tidak membentak anak ketika mereka melakukan kesalahan.
- Hukuman Tidak Tepat: Membentak dan langsung menyalahkan anak tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan.
- Logis
- Contoh Konsekuensi Logis: Anak hanya membersihkan meja yang mereka kotori.
- Hukuman Tidak Tepat: Meminta anak untuk membersihkan semua meja, yang tidak relevan dengan kesalahan yang dilakukan.
- Dialogis
- Contoh Konsekuensi Logis: Mengajak anak berdiskusi mengenai alasan perilaku mereka, berempati, dan menunjukkan dampak dari tindakan mereka.
- Hukuman Tidak Tepat: Memberikan perintah langsung kepada anak untuk membersihkan meja tanpa menjelaskan konteks atau alasannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar